Berikut beberapa kegiatan manusia yang bisa mempercepat laju kepunahan satwa liar atau spesies langka:
1. Penangkapan biota laut secara berlebihan
Ulah
manusia telah mengubah sekitar dua pertiga dari permukaan laut. Ancaman
utamanya berasal dari aktifitas memancing seperti kapal industri yang
memanen sekitar sepertiga populasi ikan laut. Bahkan kehidupan laut
semakin miris karena hilangnya habitat.
Ikan-ikan ini tidak mampu
lagi bereproduksi cukup cepat untuk menjaga populasinya agar tidak
menyusut. Beberapa jenis hiu, halibut atlantik dan tuna sirip biru
adalah spesies yang paling banyak ditangkap di dunia. Kalau pun tidak
ditangkap, beberapa spesies laut seperti lumba-lumba dan penyu tempayan
juga mati karena tidak sengaja terperangkap oleh jaring dan alat tangkap
lainnya.
2. Banyak lahan yang diambil alih untuk kepentingan manusia
theguardian.com
Manusia telah mengubah sekitar tiga perempat daratan di Bumi.
Hal inilah yang menyebabkan tempat tinggal beragam spesies semakin
berkurang sehingga kehilangan habitat. Sejak 1992, lahan yang dulunya
hutan atau padang rumput liar telah diubah menjadi wilayah perkotaan
yang luasnya lebih dari dua kali lipat dari peternakan.
Selain
itu, banyak pula lahan yang telah dialihkan untuk pertanian. Menurut
laporan, menanam tanaman pangan saat ini mencakup lahan tiga kali lebih
banyak daripada di tahun 1970. Di Asia Tenggara, perkebunan kelapa sawit
telah menyapu hutan liar, sedangkan di Amerika Tengah, peternakan sapi
telah berkembang dan mengubah area hutan.
Lingkungan yang terus tercemari beragam limbah
independent.co.uk
Saat
ini penggunaan plastik untuk beragam produk dan kemasan semakin
merajarela. Manusia membuat plastik 10 kali lipat lebih banyak dari yang
mereka buat 40 tahun lalu. Polusi plastik telah menjadi ancaman bagi
kehidupan laut. Dampak buruknya terasa oleh 86 persen penyu laut, 44
persen burung laut dan 43 persen mamalia laut.
Bentuk polusi lain
yang juga membahayakan habitat laut diantaranya adalah tumpahan minyak,
limbah perkotaan yang tidak diolah, limbah pertambangan, dan limbah yang
mengalir saat hujan dari pertanian dan peternakan.
5. Terjadinya cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang tidak tertangani
Cuaca
ekstrem yang bisa menyebabkan banjir, kekeringan bahkan memicu
kebakaran, punya andil besar dalam perubahan habitat hewan dan tumbuhan.
Bumi telah menghangat sekitar 1 derajat Celcius sejak 1850. Pemanasan
bumi ini tidak hanya membuat laut naik tetapi juga memberi tekanan pada
banyak spesies ikan.
Perusakan habitat
Perusakan habitat adalah alasan nomor satu yang membahayakan suatu spesies, baik itu hewan ataupun tumbuhan.
Manusia menghancurkan suatu habitat dengan berbagai cara, seperti deforestasi, penambangan, migrasi manusia dll.
Akibatnya, beberapa spesies hewan dan tumbuhan mati seketika.
Sementara yang lainnya dipaksa untuk pindah ke daerah dimana mereka tidak dapat menemukan makanan dan tempat tinggal.
Polusi
foto : huffingtonpost.com
Tumpahan minyak, hujan asam, pestisida, sampah plastik dan polusi udara telah merugikan banyak spesies hewan dan tumbuhan.
Ketika hujan asam meresap ke tanah, tanah menjadi tempat yang tidak layak untuk ditumbuhi tumbuh-tumbuhan.
Tempo Tempo adalah capat lambatnya lagu yang dinyanyikan. Macam-macam contoh, nama lain, dan artinya antara lain sebagai berikut: Tempo Grave: Lambat, berat, tenang, sopan, dan sedih Tempo Largo: Lambat Sekali Tempo Lento: Lebih cepat dari largo Tempo Adagio: Lebih cepat dari Lento Tempo Presto: Cepat sekali Tempo Allegro: Cepat Tempo Nesto: Cepat tergesa-gesa Tempo Mars: Cepat seperti orang berbaris Tempo Andante: Biasa Tempo Moderato: Sedang Tempo Larghetto: Lambat, lebar, tidak selambat largo Tempo Adagietto: Lambat, tidak selambat adagio Tempo Andantino: Lebih dari andante / sedang lambat Tempo Maestoso: Agung / Penuh Kemuliaan Tempo Animato: Penuh Semangat Tempo Moderato Con Anima: Sedang cepat dengan penuh semangat Tempo Rubato: Tempo tanpa ketukan, tercuri Tempo Allegro Assai: Cepat sekali dengan riang Tempo Allegro Con Esppressione: Cepat dengan perasaan / ekspresi Tempo Accelerando (Accel): Dipercepat / perlahan-lahan dinaikan Tempo Ral...
AL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM BERNYANYI Bernyanyi adalah kegiatan yang sederhana namun sangat menyenangkan. Percaya tidak percaya, banyak orang yang hobi bernyanyi dan bahkan sukses menjadi seorang penyanyi ternama berpenghasilan tinggi. Tak khayal banyak orang yang mati-matian belajar bernyanyi sampai kursus vokal segala. Semua orang bisa menyanyi, sayangnya tidak semua orang bisa menyanyi dengan baik. Namun, seperti halnya memainkan suatu instrumen, sebenarnya menyanyi dengan indah hanyalah masalah mempelajari teknik yang benar dan berlatih secara teratur. Dengan memiliki fokus, dedikasi, dan perhatian terhadap hal-hal kecil, semua orang bisa menyanyi dengan indah. Biasanya penyanyi bersuara merdu memiliki postur yang sangat baik, mereka bernapas melalui perut, dan mengetahui cara membentuk suara mereka sehingga menghasilkan musik yang indah. v PEMANASAN ...
Beli alat-alat yang tepat. Sama dengan seni apa pun, menggambar sketsa dengan alat bermutu rendah adalah hal yang sulit dilakukan, bahkan sebenarnya bersifat tabu. Anda dapat menemukan alat-alat menggambar sketsa yang benar di toko seni rupa atau toko hasta karya di sekitar Anda. Tanpa menghabiskan banyak uang, Anda sudah dapat membeli alat-alat yang baik, termasuk: Pensil H. Pensil H adalah pensil paling keras dan digunakan untuk membuat garis tipis, garis lurus, dan garis yang tidak berbaur pada sketsa. Pensil ini paling sering digunakan pada sketsa arsitektur dan sketsa bisnis. Belilah beberapa macam pensil H, termasuk 6H, 4H, dan 2H (6H paling keras, 2H paling lunak). Pensil B. Pensil B adalah pensil paling lunak, dan digunakan untuk membuat garis gosok atau garis kabur dan untuk membuat bayangan pada sketsa Anda. Jenis pensil ini menjadi kesukaan banyak seniman. Belilah beberapa macam pensil B, termasuk 6B, 4B, dan 2B (6B paling lunak, 2B paling keras). Kertas ...
Komentar
Posting Komentar